Mohon mengisi form komentar...guna perkembangan Blog ini

Minggu, 16 Januari 2011

Pelabuhan Ratu,Sukabumi,Jawa Barat


Pantai Pelabuhan Ratu terletak sekitar 60 km ke arah selatan dari Kota SukabumiMasyarakat pantai selatan khususnya Palabuhanratu percaya adanya penguasa laut selatan yaitu Ratu Kidul. Konon, ia adalah seorang ratu yang cantik bagai bidadari. Di Laut Selatan - nama lain dari Samudra Hindia - sebelah selatan Pulau Jawa, ia bertahta pada sebuah kerajaan makhluk halus yang besar dan indah.

Pada bulan April biasanya masyarakat sekitar Palabuhanratu mengadakan ritual upacara adat Hari Nelayan. Hari Nelayan dimaksudkan sebagai syukuran atas rezeki yang telah mereka dapatkan dari hasil laut dan agar dijauhkan dari bencana. Biasanya dalam upacara ini disediakan sesaji berupa kepala kerbau yang nantinya akan dilarung ke tengah laut.
Pantai ini dikenal memiliki ombak yang sangat kuat dan karena itu berbahaya bagi perenang pantai. Topografinya berupa perpaduan antara pantai yang curam dan landai, tebing karang terjal, hempasan ombak, dan hutan cagar alam.
Untuk berkunjung ke Pantai Pelabuhan Ratu, perjalanan dapat menggunakan kendaraan umum (bus) dari Terminal Bogor. Dari terminal ini, pelancong naik bus jurusan Bogor—Sukabumi dengan tarif sekitar Rp 15.000. Kemudian setelah sampai di Terminal Sukabumi, naik bus jurusan Sukabumi—Pelabuhan Ratu dan turun di lokasi
Fasilitas yang terdapat di obyek wisata pantai ini antara lain mushala, area parkir yang cukup luas, taman bermain anak, tempat bersantai, dan beberapa warung makan yang menjual berbagai macam makanan dan minuman. Selain itu, ada juga kios-kios pakaian, suvenir, dan oleh-oleh khas Sukabumi. Bagi wisatawan yang membutuhkan fasilitas penginapan, terdapat berbagai macam losmen dan hotel di kawasan wisata tersebut, mulai dari hotel kelas melati sampai kelas berbintang. Fasilitas pendukung lainnya ialah restoran, penjaga keamanan (SAR), dan peta informasi wisata.

Selasa, 11 Januari 2011

Masjid Luar Batang,Jakarta



Masjid Luar Batang adalah sebuah masjid yang berada di daerah Pasar IkanJakarta Utara. Di masjid ini terdapat makam seorang ulama bernama Alhabib Husein bin Abubakar bin Abdillah Al 'Aydrus yang meninggal pada tanggal 24 Juni 1756. Nama masjid ini diberikan sesuai dengan julukan Habib Husein,yaitu Habib Luar Batang. Ia dijuluki demikian karena konon dahulu ketika Habib Husein dikuburkan, pada saat digotong ke "kurung batang", tiba-tiba jenazahnya sudah tidak ada. Hal tersebut berlangsung sampai tiga kali. Akhirnya para jama'ah kala itu bermufakat untuk memakamkan beliau di tempatnya sekarang ini. 
Untuk mencapai lokasi Masjid Luar Batang bukanlah perkara mudah. Warga haruslah terlebih dahulu melalui beberapa gang sempit yang ada di kawasan itu. Sebab, keberadaannya saat ini berada di Kampung Luar Batang yang menjorok ke dalam sebuah kampung dan menyatu di tengah-tengah pemukiman warga. Jika diamati dari Jalan Lodan, Masjid Luar Batang berada tepat di belakang Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara.
Sesampainya di Masjid Luar Batang, kita akan disambut dua buah pancuran yang berfungsi sebagai tempat berwudhu berukuran besar dan bermotif unik yang terbuat dari pipa besi. Pipa besi itu tersambung dengan pipa lainnya yang berukuran lebih kecil dan memiliki beberapa kran yang berfungsi mengaliri air sebagai tempat berwudhu.

Masjid Luar Batang, memang telah mengalami perubahan bentuk. Namun makam Habib Husein hingga saat ini terus dipertahankan keasliannya. 
Kini, ruangan masjid terdiri dari tiga ruangan, yakni ruangan utama yang digunakan sebagai tempat shalat. Kemudian ruangan makam atau Keramat Luar Batang yang berada di sisi barat ruang utama dan aula di bagian depan masjid yang bersebelahan dengan ruang keramat atau makam Habib Husein.
Sementara di ruangan makam keramat terdapat dua makan, yakni makam Habib Husein dan makam Haji Abdul Khadir, seorang murid Habib Husein yang merupakan keturunan Tionghoa. 
Setiap harinya makam Keramat Luar Batang tidak pernah sepi dari pengunjung. Terlebih di saat malam Jumat khususnya pada malam Jumat Kliwon atau disaat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di mana pengunjung yang datang bisa mencapai ratusan orang. 

Minggu, 09 Januari 2011

Pantai Carita, Anyer,Banten,Indonesia


Pantai Carita merupakan objek wisata yang terletak di Kabupaten Pandeglang dan telah ditetapkan berdasarkan SK Menteri Pertanian No.440/kpts/UM/1978 pada tanggal 15 Juli 1978 sebagai Taman Wisata Alam.
Pantai Carita mempunyai pesona pasir putih dengan hamparan tepian yang landai dan ombak laut yang kecil dan lembut menyapu di sepanjang pantai, dipadu pemandangan Gunung Krakatau yang kokoh berdiri di kejauhan menjadi suguhan ukiran alam yang indah dipandang mata.
Di sini para wisatawan diberikan kebebasan untuk berenang langsung di pantai, walaupun dibolehkan hanya sampai batas yang telah ditentukan pengelola pantai. Dengan ombak yang kecil, setiap pengunjung dapat berenang dengan aman dan nyaman kendatipun baru pertama kali berenang di pantai

Kawah Putih,Bandung,Jawa Barat,Indonesia



Kawah Putih adalah sebuah danau kawah dari Gunung Patuha dengan ketinggian 2.434 meter di atas permukaan laut dengan suhu antara 8-22°C. Di puncak Gunung Patuha itulah terdapat Kawah Saat, saat berarti surut dalam Bahasa Sunda, yang berada di bagian barat dan di bawahnya Kawah Putih dengan ketinggian 2.194 meter di atas permukaan laut. Kedua kawah itu terbentuk akibat letusan yang terjadi pada sekitar abad X dan XII silam.Kawah Putih ini terletak sekitar 46 km dari Kota Bandung atau 35 km dari ibukota Kabupaten Bandung, Soreang, menuju Ciwidey.
Untuk menuju ke sana, pengunjung dari Jakarta dapat melewati tol Cipularang terus menuju pintu keluar tol Kopo menuju Soreang ke arah selatan ke kota Ciwidey. Sekitar 20 - 30 menit dari kota Ciwidey terlihat tanda masuk menuju gerbang masuk objek wisata Kawah Putih yang ada di sebelah kiri jalan. Untuk menuju Kawah Putih dari gerbang masuk kawasan objek wisata Kawah Putih disarankan menggunakan kendaraan, jangan berjalan kaki karena jalan yang agak menanjak dan cukup jauh, yaitu sekitar 5,6 km atau sekitar 10 - 15 menit dengan kendaraan. Kendaraan pribadi dapat langsung menuju tempat parkir luas yang tersedia tidak jauh dari kawah. Sementara pengunjung dengan rombongan besar yang menggunakan bis, atau transportasi umum dapat menggunakan kendaraan khusus yang ada di areal parkir dekat gerbang masuk untuk mencapai kawah dari pintu masuk. Kondisi jalan yang kecil dan menanjak tidak memungkinkan untuk dilalui kendaraan jenis bis besar maupun sedang.

Kamis, 23 Desember 2010

Pulau Pramuka,Kepulauan Seribu,Jakarta



Pulau Pramuka merupakan salah satu pulau yang berada pada gugusan Kepulauan Seribu. Pulau ini merupakan pusat administrasi dan pemerintahan Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu. Pulau Pramuka termasuk ke dalam Kelurahan Pulau Panggang.
Di pulau ini terdapat sarana pelestarian penyu sisik yang saat ini jumlahnya sudah sedikit sehingga dilindungi. Masyarakat yang mendiami Pulau Pramuka sebagian besar berasal dari BugisTangerang dan Jakarta. Tata tempat tinggal dan sanitasi Pulau Pramuka cukup baik, sedangkan dalam bidang pendidikan sudah terdapat sekolah dari SD hingga SMA. Sarana pra sarana cukup memadai mulai dari masjidrumah sakitsekolahdermaga, TPI (Tempat Pelelangan Ikan), villa dan penginapan bagi pengunjung wisata.

Taman Makam Pahlawan Kalibata


Taman Makam Pahlawan Kalibata atau TMP Kalibata adalah nama sebuah pekuburan yang berlokasi di wilayah KalibataJakarta Selatan, dan dikhususkan bagi mereka yang telah berjasa kepada negara kesatuan Republik Indonesia, termasuk para pahlawan nasional, anggota militer, dan pejabat tinggi negara.
Pembangunan awal TMP Kalibata dimulai pada tahun 1953. Pembangunan awal ini diserahkan kepada Zeni Angkatan Darat dengan kontraktor Biro AIA bekerja sama dengan Dinas Bangunan Tentara Sub Direktorium dan arsitek F. Silaban. TMP Kalibata diresmikan oleh Presiden RI Ir. Soekarno bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 10 November 1954. Pada saat awal peresmian tersebut, di TMP Kalibata telah dimakamkan 121 Pahlawan/Pejuang yang merupakan pindahan kerangka jenasah dari TMP Ancol yang keseluruhannya berada di Petak A. Selanjutnya pemakaman pertama di TMP Kalibata adalah jenasah H. Agus Salim yang dilaksanakan pada tanggal 5 Nopember 1945 diPetak A nomor 106
Ditinjau dari segi luas dan kelengkapannya, TMP Kalibata belum mencerminkan sebagaiTMP Nasional. Oleh karena itu, atas persetujuan Presiden RI Soeharto pada tahun 1973, TMP Kalibata diperluas menjadi 25 Ha. Selanjutnya pada tahun 1974 dimulai pembangunan TMP Kalibata sesuai dengan rencana induk (master plan) TMP Nasional yang dirancang oleh tim Atelir. Bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November 1974, Presiden Soeharto meresmikan Monumen TMP Kalibata. Kemudian pembangunan TMP Kalibata terus berlanjut dan bertahap sampai dengan tahun 1976. Melalui Keputusan Presiden RI no. 18/1976 tanggal 6 April 1976, TMP Kalibata ditetapkan sebagai Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN).

Kebon Raya Bogor

Kebun Raya Bogor didirikan pada tahun 1817 dengan luas areal 87 Ha atas prakarsa Prof. Dr. Reinwadt, seorang ahli botani dari Jerman. Koleksi di Kebun Raya Bogor terdiri dari tanaman tropis dengan jenis tanaman lebih dari 20.000 tanaman yang tergolong dalam 6.000 spesies. Berlokasi di Jl. Ir. H. Juanda No. 13 Telp. (0251) 311362.
Di dalam kebun ini terdapat bunga raksasa atau bunga bangkai (amorphophalus Titanum Beccari), yang ditanam pada tahun 1912 sebanyak 11 pohon, berasal dari hutan Sumatera, dan ditemuka oleh ahli botani dari Itali, bernama Beccari. Bunga ini mempunyai garis tengah 54 cm dan tingginya 2,5 meter, dan berwarna ungu dan kuning. Kebun ini juga berfungsi sebagai tempat pariwisata dan rekreasi terutama banyak dikunjungi pada hari-hari besar dan libur. Di halaman kebun ini juga terdapat makam istri Thomas Stamford Raffles, Letnan Gubernur Jendral Inggris di Pulau Jawa yang bertugas dari tahun 1811 hingga 1816, dan pernah tinggal di Istana Bogor.

Cara Mencapai Kebun Raya Bogor
Kebun Raya Bogor terletak ditengah Kota Bogor yang ramai, sehingga tidak sulit untuk menemukannya.
Dari Jakarta (± 63 km menuju Kebun Raya Bogor) :
-Dengan bis menuju Terminal Baranangsiang-Bogor, dilanjutkan dengan naik Angkot menuju Kebun Raya Bogor dan turun di pintu Kebun Raya Bogor dekat IPB.
-Dengan kereta ke Stasiun Bogor, dilanjutkan dengan naik Angkot jurusan Merdeka-Sukasari menuju Kebun Raya Bogor dan turun dipintu 1 dekat Pasar Bogor.

Waktu Kunjungan Ke Kebun Raya Bogor
Mulai buka dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore.
Pintu gerbang utama berada disebelah selatan, pintu-pintu yang lainnya hanya dibuka pada hari minggu dan hari libur.
Pada hari minggu, hari libur dan liburan panjang, Kebun Raya Bogor padat pengunjung.